Inilah Bahan Tambahan yang Perlu Diwaspadai dalam Kuah Bakso

 

NEWSLETTERJABAR.COM-- Setelah sebulan penuh kita (umat Muslim) melaksanakan kewajiban puasa, sebulan itu pulalah kita tidak memiliki kesempatan menyantap bakso pada siang hari.


Sudah pasti, kebanyakan dari kita akan sangat merindukannya terhadap kuliner yang banyak menggugah selera banyak kalangan, terlebih pasca-30 hari puasa.


Bakso merupakan santapan favorit yang di dalam komposisinya, alih-alih membuat bakso menjadi terasa nikmat, adalah adanya bahan saus sambal.


Sejauh itu, ternyata kita harus sangat berhati-hati dengan saus sambal yang ditambahkan ke dalam bakso.


Karena itu, kita perlu mengatahui saus sambal yang sepatutnya kita hindari, terutama dengan saus sambal yang tidak bermerek.


Saus sambal memang jadi favorit lantaran memberikan tambahan rasa asam, gurih, dan rasa pedas pada bakso. Akan tetapi sayang, banyak pedagang bakso yang menggunakan saus sambal curah yang tak jelas bahan bakunya dengan alasan harganya lebih murah.


Sebenarnya, mengonsumsi saus sambal tentu boleh-boleh saja asal kita yakin kalau saus yang kita telan adalah saus berkualitas baik.


Untuk itu, kenali dulu ciri-ciri saus sambal palsu yang pelan-pelan bisa membunuh Anda, sebagaimana dikutip dari sajiansedap.grid.id.


1. Saus sambal palsu biasanya lebih kental ketimbang saus sambal yang asli.


Saking kentalnya, biasanya kita harus menghentakkan botol tiap kali akan menggunakannya.


Sifat kental ini terjadi akibat penambahan pepaya muda ke dalam saus sambal palsu.


2. Saus sambal yang asli biasa terbuat dari cabai dan tomat.


Itu mengapa, warna saus yang wajar harusnya merah ke orange.


Sedangkan, yang palsu biasanya berwarna merah dan sangat mencolok.


3. Untuk rasa, saus sambal palsu terasa lebih ringan.


Itu sebabnya, banyak orang harus menggunakan saus sambal palsu dalam jumlah untuk mendapatkan rasa pedas dan asam yang diinginkan.


4. Melihat kemasan adalah cara paling mudah mengenali apakah saus sambal yang akan Anda konsumsi aman atau tidak.


Jika sudah tertera nomor register dari Badan Pengawasan Obat Dan Makanan (BPOM), maka saus tersebut sangat aman untuk kita konsumsi.


Namun sayangnya, banyak pedagang membeli saus sambal dalam bungkusan refill dan tinggal mengisinya berulang kali ke botol yang sama.


Jadinya, kita tidak bisa memastikan lagi apakah merek pada botol saus sambal sesuai dengan isinya.


Jika Anda penggemar saus sambal sejati, cara paling aman adalah membawa sendiri saus sambal dari rumah.


Memang agak repot, tapi tubuh akan lebih sehat dan pastinya terhindar dari aneka penyakit berbahaya.


Selain itu, cuka juga jadi teman makan bakso paling enak, tetapi pemakaiannya jangan berlebihan. 


Seperti dikutip Tribunnews.com dari Brilio.com, Menurut kitab The Compendium of Materia Medica yang ditulis oleh Li Shizhen sejak zaman dinasti Ming dulu dari Cultural China, bakso adalah jenis makanan yang bahan utamanya terbuat dari daging.


Daging ternyata masuk ke dalam kategori makanan yang dianggap panas bagi tubuh; sedangkan, cuka yang punya rasa asam dianggap sebagai makanan hangat, sama seperti alkohol. 


Ketika kedua jenis makanan ini dimakan bersamaan, mereka dapat mengoveraktifkan energi sehingga bisa mendistraksi sirkulasi menjadi lebih aktif.


Mencampurkan cuka saat makan bakso bahkan bisa berakibat fatal bagi jantung. Jika terjadi terus menerus, lama-lama performa jantung akan menurunkan bahkan membuatnya berhenti bekerja. 


Jadi, sebaiknya tambahkan sedikit saja cuka saat makan bakso. (*)


Sumber: Sajian Sedap/Raka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan FORPIS dan Tokoh Masyarakat Garut Bahas Masa Depan Aktivitas Kepemudaan

Ahmad Bajuri : FORGAKI Gelar Konsolidasi Dukung Suskesnya Program Koperasi Merah Putih serta Revitalisasi di Jabar

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat