Helmi: 'Pemuda harus diberi Pembinaan agar terhindar dari Paham Radikal'
GARUT, NEWSLETTERJABAR.COM-- Para pemuda khususnya di Kabupaten Garut harus diberi pembinaan agar terhindar dari paham radikalisme.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, di tengah kehadirannya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gema Keadilan se-Kabupaten Garut, di Hotel Suminar, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (04/11/2021).
“Nah itu perlu pendidikan pembinaan, perlu adanya meraih anak muda. Kita biasanya radikalisme itu berangkat dari pemahaman yang belum sempurna, pemahaman yang belum lengkap makanya disini ada pendidikan organisasi kepemudaan ini ada di Gema Keadilan,” ujar Helmi.
Ditambahkan Helmi, tidak hanya pembinaan pendidikan, tetapi juga terjun langsung ke lapangan.
Melakukan aksi sosial juga harus diterapkan kepada para pemuda penerus generasi bangsa.
“Kita harap semua ikut berpartisipasi melakukan aksi-aksi sosial yang termasuk gerakan pemuda termasuk di sini adalah Gema Keadilan,” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Gema Keadilan Kabupaten Garut, Yusuf, menuturkan, pasca pelantikan tahun ini, pihaknya telah melaksanakan beberapa program di masa pandemi Covid-19, seperti diskusi publik, termasuk memfasilitasi para pemuda untuk berkreasi di berbagai bidang.
“Alhamdulillah, kami telah mendirikan koperasi Gema Keren, alhamdulillah kita mengakomodir beberapa pengrajin, ya, pengusaha UMKM. Inshaallah sudah tersedia di luar gitu ya, karya-karyanya,” kata Yusuf.
Selain itu, diterangkan Yusuf, pihaknya juga melaunching sekolah legislator muda untuk para pemuda yang ingin terjun ke dunia politik.
Tidak ketinggalan, Ketua Gema Keadilan Jawa Barat, Andri Rusmana, turut menyampaikan, dengan beberapa program yang sudah disebutkan, Gema Keadilan tersebut adalah sebagai wadah untuk para pemuda di Kabupaten Garut untuk menjadikan diri sebagai kader pemimpin yang baik. (Atu RF/TG)
Komentar
Posting Komentar