Hati Tertutup dan Terbuka

 


Oleh  Idat Mustari


NEWSLETTERJABAR.COM-- Dalam khazanah sufi, hati atau qalb adalah salah satu term sentral yang dibahas secara mendalam. Bagi orang sufi memperhatikan hati, menjaga hati, memperbaiki hati, mengobati hati lebh utama dibanding kajian lainnya.


Ada hati yang tertutup dan yang terbuka. 


Hati yang tertutup disebut juga hati yang mati (Qolbun Mayyit ).
Baginya tidak berguna cucuran nasihat dan bimbingan agama. Hatinya tertutup dari kebaikan. Dia akan selalu merasa benar dengan apa yang telah dilakukannya meskipun sudah jelas salah. 

Meskipun sudah jelas minum racun baginya terasa madu. Jika ia memperoleh Karunia Allah, ia tak merasa sudah mendapatkannya.  “Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.”(QS. al-Baqarah/2: 7).


Hati yang Terbuka
Disebut juga Hati yang Sehat (Qolbun Salim ). Hati yang bersih dari iri, dengki, sombong, angkuh, ujub, riya dan penyakit hati lainnya. . Hati seperti ini mampu melihat sesuatu dibalik kulit luar dari sesuatu. Telinganya mampu mendengar kebenaran yang tersembunyi dibalik kata-kata.  Mampu menangkap peristiwa yang tersurat maupun tersirat.


Tentu kita berharap kepada Allah  hati kita selalu terbuka  sampai mata tertutup untuk selamanya. (")

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan FORPIS dan Tokoh Masyarakat Garut Bahas Masa Depan Aktivitas Kepemudaan

Ahmad Bajuri : FORGAKI Gelar Konsolidasi Dukung Suskesnya Program Koperasi Merah Putih serta Revitalisasi di Jabar

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat