Gebyar Pasar Ramadhan 1442 H Garut, Lengkap dan Terjangkau

Laporan Ling/Ed. TG


GARUT, NEWSLETTERJABAR.COM-- Sejak secara resmi dibuka pada Senin, 03 Mei 2021, oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, Gebyar Pasar Ramadhan 1442, yang diselenggarakan di Gedung Aspartan Jalan Pembangunan Simpang Lima Garut, hingga hari keempat nampak masih berjalan dengan kondisi stand yang tetap eksis dengan produk atau komuditas dagangannya.


Disebutkan, Kegiatan Gebyar Pasar Ramadhan 1442 H yang akan berlangsung hingga 09 Mei 2921 tersebut diselenggarakan atas sunergitas Dekopinda Kabupaten Garut dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, juga Dinas Pertanian Kabupaten Garut dalam rangka memberi peluang pasar terhadap para pelaku UKM.


Salah seorang pelaku UKM, pemilik salah satu stand, Dasep Badrussalam, saat di konfirmasi, mengakui, ketiga kelembagaan tersebut, bahkan Bupati Garut, sangat mendukung atas diselenggarakannya Pasar Ramadhan tersebut dalam rangka menciptakan iklim yang kondusif bagi pelaksanaan kegiatan usaha para UKM. 




"Kami para pelaku UKM diharapkan mereka dapat melakukan usaha secara mandiri dan tangguh," ujar Dasep yang ternyata memiliki jabatan sebagai Ketua Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Kabupaten Garut ini.


Adapun kondisi Pasar Ramadhan hingga hari keempat tersebut, disebutkan Dasep, berjalan dengan lancar serta kondusif.


"Hampir semua stand hingga hari keempat ini masih efektif berjualan. Itu artinya Pasar Ramadhan ini berjalan lancar serta sesuai dengan progres dalam perencanaan," jelas Ketua Aspsrtan Garut itu.




Aktifitas transaksi rata-rata terjadi sore hari, kata Dasep; pengunjung yang hadir yang bukan sekedar lihat-lihat atau ngabuburit saja, melaikan mereka benar-benar belanja.


"Mereka di sini bisa belanja kuliner, berbagai macam kueh, atau mereka juga banyak yang belanja ke stand kami yang menyediakan berbagai macam komoditas sayur-mayur, seperti kentang, wortol, brokoli, semua jenis bawang. Pokoknya stand kami ini sangat komplit dengan prudok pertanian," tutur Dasep.


Ditambahkan Dasep, di stand miliknya juga disediakan beberapa sembako, seperti beras, gula, terigu, dan lainnya.


"Kami sengaja menyediakan barang sekomplit mungkin agar para pengunjung dapat terpusat melakukan belanjanya," jelas Dasep.


Ditanya tentang harga, Dasep dengan sigap menjawab, para pemilik stand di Pasar Ramadhan pada sebagian besarnya adalah pelaku produksinya langsung, karenanya harga sangat bisa bersaing atau terjangkau oleh orang kebanyakan.


"Kami-kami ini adalah pembuat prodruknya langsung. Jadi harga dipastikan relatif murah. Jadi jangan segan-segan datang ke Gebyar Pasar Ramadhan 1442 H ini; jangan khawatir tentang harga, pasti terjangkau," terang Dasep Badrussalam memungkas.


Diberitakan sebelumnya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sambutan pembukaan secara resmi Gebyar Pasar Ramadhan 1442 H, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pasar Ramadhan tersebut.




"Kita sudah memasuki hari ke 21 puasa. Sekarang ini ada fenomena yang aneh; tiba-tiba di tengah pandemi banyak pusat-pusat pembelanjaan. Di Ramayana pun pengunjung membludak," ujar Bupati.


Diharapkan Bupati, Pasar Ramadhan  banyak pembelinya; memberikan situasi yang baik kepada pembeli dalam pelaksanaan protokol kesehatan.


"Apalagi di sini lebih mengutamakan barang-barang kebutuhan pokok," kata Bupati, Senin (03/05/2021). (*)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan FORPIS dan Tokoh Masyarakat Garut Bahas Masa Depan Aktivitas Kepemudaan

Ahmad Bajuri : FORGAKI Gelar Konsolidasi Dukung Suskesnya Program Koperasi Merah Putih serta Revitalisasi di Jabar

Relawan Kujang Dewa Ucapkan Selamat dan Sukses, Dedi-Erwan Memimpin Jawa Barat